Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: “Orang-orang Kasdim membentuk tiga pasukan, lalu menyerbu unta-unta dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan.”
Ayub sedang mengalami hari-hari yang sulit dan tidak mudah, banyak persoalan yang silih berganti menghampiri dirinya, bahkan sangat mengagetkan dan memilukan, dengan habisnya harta benda dan peternakan yang dimiliki, tidak ada yang tersisa hanya dalam sekejab.
Harta benda yang dikumpulkan bertahun-tahun dengan sekejab langsung lenyap dan tiada sisa, sangat menyedihkan, sungguh apakah Tuhan tidak menepati janji-Nya untuk melindungi, memelihara dan meluputkan dari yang jahat.
Bagi kita segala hal yang terjadi tidak ada yang kebetulan, mendadak dan tanpa sepengetahuan Tuhan Yesus, jika Tuhan menghendaki dan mengijinkan berarti dibalik itu semua ada yang terbaik yang telah Tuhan siapkan dan rencanakan, bagi kita semua ditengah krisis, apapun dapat terjadi.
Kita harus percaya dan meyakini akan pertolongan Tuhan yang telah dialami, demikian juga Tuhan akan melakukan sesuatu bagi kita, jadikan keadaan-keadaan buruk, sulit dipahami bahkan yang tak terduga menjadi ruang dan kesempatan untuk Tuhan melakukan kembali mujizatNya bagi setiap kita.
Tetap Setia Menyembah
Tetap Percaya dan Berdoa
Mujizat Masih Ada