Sebuah gambaran perumpamaan yang sangat jelas mengenai Allah yang dinyatakan duduk sebagai orang yang memurnikan logam dari berbagai-bagai kotorannya sehingga menjadi logam yang mulia seperti emas yang murni tanpa ada sedikitpun noda.
Seperti sabun tukang penatu yang terus menerus digosokkan pada pakaian untuk membersihkan noda-noda kotoran pada kain sampai hilang dan menjadi sangat bersih, sehingga kain itu bebas dari segala hal yang tidak membuatnya sangat bersih.
Allah juga akan terus melakukan pemurnian bagi kita, seperti emas dan perak yang terus menerus dibersihkan dengan caranya diasah agar segala hal yang tidak berkenan dalam hati, pikiran, perkataan, perbuatan dan semua tindakan menjadi benar di hati Tuhan.
Tujuannya hanya ketika kita mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan, maka kita yang mempersembahkan itu ada dalam posisi yang benar, berkenan dan menyengkan hati Tuhan, karena mempersembahkan dupa yang harum, bukan saja persembahannya, tetapi terlebih yang mempersembahkannya.
Tetap Setia Menyembah
Tetap Percaya dan Berdoa
Mujizat Masih Ada