Apa yang ada dalam perumpamaan anak bungsu yang memilih untuk pergi jauh dari Bapa nya membuat kita mengerti melalui kehidupan anak bungsu yang sesuai dengan penjelasan dari perumpamaan ini, memprioritaskan kepada hal-hal kesenangan daging dan duniawi.
Kehilangan arah dan mudah tersesat atas jalan hidupnya, lebih memilih kepada jalan daging dan duniawi, tersesat dan akhirnya membawa kepada keadaan yang makin buruk pada dirinya, hartanya habis dengan sia-sia, bahkan harus menikmati makanan yang tidak seharusnya dimakan.
Pola hidup yang salah, membuat makin jauh dari kasih Tuhan, keputusan yang salah membuat banyak masalah yang menimpa dirinya, memboroskan hartanya hanya untuk foya-foya, ketika datang bencana maka menjadi penuh kekurangan.
Tujuan dari perumpamaan ini mengingatkan diri kita agar selalu dekat dengan Bapa, semakin dalam dengan Bapa, sehingga kita makin melekat di hati Bapa, jangan pernah menjauh dari Bapa.
Tetap Setia Menyembah
Tetap Percaya dan Berdoa
Mujizat Masih Ada