Filipi 3:12 (TB) Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena aku pun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.

Paulus seorang yang dahulunya menangkap, menyiksa, memasukkan dalam penjara bahkan membunuhnya yaitu Stefanus sebagai pengikut dan pelayan Yesus, dengan kemarahan dan kebencian yang meluap ingin lebih banyak menangkap kepada pengikut jalan Tuhan yaitu orang yang percaya kepada Kristus.

Menguasai dengan baik kitab Taurat, teliti, cermat, lebih unggul daripada anak muda seusianya, meneliti, membahas dan merenungkan dengan sangat tepat tentang dunia Perjanjian Lama, sehingga menjadi bagian dari orang Farisi dan ahli Taurat, bahkan paling menonjol diantara lainnya, mengalami perjumpaan pribadi dengan Kristus.

Perjumpaan pribadi yang menyentuh hati Paulus, mengubah paradigma pemikirannya, menstranformasi pengertiannya tentang Mesias yang dijanjikan dalam nubuatan Yesaya, dirinya berubah menjadi orang yang mengejar Kristus atas hidupnya.

Mengejar Kristus bukan perkara yang mudah, didorong oleh kasih, motivasi yang murni, kerinduan yang mendalam, tekad yang kuat yang akan memunculkan sikap hati dan prioritas bahwa hidup ini harus terus menerus melekat, intim dan mendekat pada Yesus Kristus, olehnya Paulus mengejar Kristus.

Tetap Setia Menyembah
Tetap Percaya dan Berdoa
Mujizat Masih Ada