Lukas 18:27 (TB) Kata Yesus: “Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah.”
Manusia memiliki dan dilingkari dengan keterbatasan, kemampuan yang tidak bisa menjangkau melebihi yang dimilikinya, pemikiran yang terbatas, kesanggupan yang terbatas, cara yang terbatas, persfektif yang terbatas bahkan pengertian dan pemahaman yang terbatas.
Ada banyak hal jika kita memikirkan dan memahami yang tidak kita mengerti bahkan ketahui, ada banyak yang didapati ketidakmungkinan dalam diri manusia, pemulihan, kesembuban, keberhasilan, terobosan, sehingga dipengaruhi dengan keraguan, kekuatiran bahkan ketakukatan, sebab bagi dirinya tidak mungkin.
Apa yang tidak mungkin bagi kita, bisa semuanya menjadi mungkin bagi Allah yang kita sembah dalam Yesus Kristus, di tangan Tuhan Yesus, mungkin segalanya, sesuai dengan kehendak-Nya dan janji dalam Firman-Nya, memang bagi manusia tidak mungkin.
Allah adalah Allah yang tak terbatas, sempurna dalam rencana dan penggenapannya, ada banyak keajaiban dan mujizat yang diperbuatnya bagi anak-anakNya di Alkitab, demikian juga bagi kita yang berdoa, berikan, berharap jepada Tuhan Yesus.
Tetap Setia Menyembah
Tetap Percaya dan Berdoa
Mujizat Masih Ada