Lukas 1:17 (TB) dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya.”

Yohanes Pembaptis lahir dari pasangan yang sudah lanjut usia, yakni Elisabet dan Zakharia, sebelum kelahirannya, ia sudah ditetapkan oleh Allah sebagai pembuka jalan bagi kedatangan Mesias, namanya pun sudah ditentukan oleh Allah melalui malaikat Gabriel, bahkan masa depannya pun telah ditetapkan, Ia akan besar di hadapan Tuhan dan akan berjalan mendahului Allah dalam Roh.

Berjalan mendahului adalah tugas seorang pemandu atau penunjuk jalan, kehadirannya dalam dunia untuk menjadi saksi tentang Mesias yang dinanti-nantikan bangsa Israel, sebagai utusan Allah, Yohanes Pembaptis harus memainkan peranannya secara proporsional atau berimbang dan dia tidak boleh terlalu menonjolkan identitas dirinya saat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Yohanes hanya mempersiapkan hati umat Allah untuk menyadari akan keberdosaan mereka juga harus tahu batasan untuk tidak mempromosikan diri dan melewati batas kewenangan yang diberikan Allah kepadanya, semuanya pekerjaannya berpusat pada Yesus yang adalah Terang sejati dari Allah.

Yesus harus dipromosikan dalam pemberitaan dan kesaksian sebagai tokoh utama, sedangkan dirinya hanyalah pemain di belakang layar, meskipun demikian, Yohanes Pembaptis dengan kerendahan hati, kesederhanaan, dan kesetiaan menjalankan tugasnya.

Setiap orang percaya adalah utusan Allah untuk mewartakan karya penebusan, kasih dan keselamatan Kristus bagi manusia berdosa, karena setiap orang membutuhkan pengampunan dosa dari Allah, sepatutnya kita bersyukur bahwa Allah melibatkan kita sebagai mitra kerja dalam melanjutkan misi keselamatan-Nya di dunia.

Tetap Setia Menyembah
Tetap Percaya dan Berdoa
Mujizat Masih Ada