Amsal 11:8-9 (TB) Orang benar diselamatkan dari kesukaran, lalu orang fasik menggantikannya.
Dengan mulutnya orang fasik membinasakan sesama manusia, tetapi orang benar diselamatkan oleh pengetahuan.

Orang-orang benar diselamatkan dari kesusahan yang mereka pikir sudah mengalahkan mereka, dan kaki mereka ditegakkan di tempat yang lapang, Allah telah menemukan cara untuk menyelamatkan umat-Nya, bahkan ketika mereka telah putus asa dan musuh-musuh mereka telah bersorak kemenangan, seakan-akan padang gurun telah mengurung mereka.

Orang fasik jatuh ke dalam kesengsaraan yang mereka pikir jauh dari mereka, bahkan kesengsaraan itu telah mereka usahakan supaya orang benar masuk ke dalamnya, karena itu, dengan masuk sendiri ke dalam kesengsaraan itu, kelihatannya orang fasik itu menggantikan orang benar, menjadi tebusan bagi orang benar.

Daniel diselamatkan dari gua singa, dan Petrus diselamatkan dari dalam penjara, sedangkan penganiaya-penganiaya mereka menggantikan mereka, bangsa Israel diselamatkan dari Laut Merah dan orang-orang Mesirlah yang tenggelam di dalamnya, alangkah berharganya orang-orang benar dan kudus di mata Allah, sehingga Dia memberikan manusia sebagai ganti mereka.

Tidak ada cara lain dalam situasi yang kurang baik, kurang sesuai bahkan kondisi yang paling ekstrem harus tetap menjadi orang benar, yang menjaga lidah dan perkataannya untuk tetap digunakan memuliakan Allah, menyaksikan dan mewartakan Firman Tuhan dan tetap bertahan dalam kebenaran yang berkenan di hati Tuhan Yesus.

Tetap Setia Menyembah
Tetap Percaya dan Berdoa
Mujizat Masih Ada