Ayub 29:4 (TB) seperti ketika aku mengalami masa remajaku, ketika Allah bergaul karib dengan aku di dalam kemahku;

Apa pentingnya mengingat masa lalu? Adakah sesuatu yang bisa dipelajari dari sejarah? Bergantung bagaimana kita menyikapinya, sejarah bisa menjadi cambuk positif yang memacu sikap kita sekarang untuk mengantisipasi masa depan, atau sebaliknya, kita bisa menjadi frustasi karena tidak mampu keluar dari jebakan masa lalu.

Ketika Ayub mengingat-ingat masa lalunya, ia menyadari beberapa hal, bahwa Tuhan mengasihinya dan Tuhan memelihara dan menuntun Ayub dalam situasi baik dan keadaan buruk, kehilangan segalanya, ternak, Anak-anak dan kesehatannya.

Oleh karena itu, Ayub bertumbuh menjadi seseorang yang mengasihi Allah dan hidup bergaul karib dengan Allah secara konsisten hidupnya diabdikan untuk menolong orang-orang yang kesusahan, menghibur mereka yang menderita.

Tindakannya senantiasa merespon dengan benar, baik dan tetap kuat untuk bertahan ditengah kesesakan dan pergumulan yang hebat atas hidupnya, karena tetap konsisten sejak masa mudanya bergaul karib dengan Allah.

Tetap Setia Menyembah
Tetap Percaya dan Berdoa
Mujizat Masih Ada