Wahyu 2:5 (TB) Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.
Apabila ada suatu kelompok sidang jemaat yang sangat kokoh berpegang pada ajaran yang benar, tak kenal lelah melayani Tuhan, bahkan sampai harus menderita sengsara karena Tuha, itulah jemaat Efesus, militansi mereka bagi Tuhan tak diragukan lagi, kecintaan mereka pada kebenaran Injil tidak kenal kompromi, bahkan mereka mengritik pengajar-pengajar palsu dan membongkar kesesatan mereka, baik dari segi pengajaran maupun moralitas.
Sungguh, mereka menjalankan amanat rasuli untuk menguji roh yang berakar dari ajaran Tuhan Yesus sendiri semasa kehidupan, bahkan Tuhan sendiri memuji Jemaat Efesus: Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu …. Luar biasa.
Namun Tuhan juga menegur keras jemaat Efesus karena ada kekurangan, yang menurut pandangan Tuhan, fatal dengan tanda engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula, keseriusan teguran ini diperkuat dengan penilaian, kejatuhan yang sangat dalam, serta seruan bertobat yang dibarengi dengan hukuman bagi penolakan untuk bertobat Allah yang memiliki otoritas mutlak sangat menaruh perhatian terhadapnya memang tidak main-main.
Meninggalkan kasih mula-mula atau kasih menjadi dingin bukan menunjuk pada lunturnya kasih kepada Tuhan, mereka masih tekun melayani, mempertahankan kebenaran Injil, bahkan menderita aniaya tetapi kecintaan kepada kebenaran dengan meninggalkan melunturkan kasih kepada sesama, dan memandangnya dari segi benar-salah semata, suasana persekutuan yang pada mulanya begitu indah, kini berubah menjadi suasana dingin dan kaku, yang setiap saat bisa meletus dalam silang sengketa yang mengarah pada perpecahan.
Tetap Setia Menyembah
Tetap Percaya dan Berdoa
Mujizat Masih Ada