Yakobus 4:6 (TB) Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”
Kerendahan hati di hadapan Allah adalah keputusan dan komitmen yang kita pilih dalam menjalani kehidupan, ditengah situasi dan keadaan apapun, untuk tetap menerapkan sikap tulus, jujur, menghargai dan menghormati orang lain sekalipun itu tidak sesuai dengan keinginannya.
Orang yang rendah hati dalam Tuhan antara lain ditandai dengan tidak suka pamer, mau mendengarkan dan menghargai orang lain, mudah mengakui kesalahan, tidak iri dengan kesuksesan orang lain, ramah dan memperlakukan semua orang setara, serta tidak segan meminta bantuan dan mengucapkan terima kasih.
Mereka cenderung bersikap sederhana, terbuka terhadap kritik, dan lebih fokus pada memberi daripada menerima pujian, serta memiliki banyak teman karena mudah berkompromi dan bergaul, sikap dan perilaku suka
mendengar yang baik dan lebih suka mendengarkan daripada mendominasi percakapan.
Menghormati semua orang, berlaku sopan dan tidak membeda-bedakan status sosial serta tidak iri, merasa senang dan ikut merayakan keberhasilan orang lain, hatinya terbuka terhadap masukan, dengan menerima kritik dan saran untuk memperbaiki diri serta tidak berlebihan dalam gaya hidup atau ucapan, maka Tuhan Yesus akan tinggikan dimasa yang akan datang, percayalah.
Tetap Setia Menyembah
Tetap Percaya dan Berdoa
Mujizat Masih Ada