Matius 7:13 (TB) Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;
Apa bukti seseorang sudah menjadi milik Tuhan Yesus dalam dirinya adalah sikap hidup yang berbeda daripada si milik dunia, semua ajaran, kehidupan, keinginan bernada negatif adalah tipikal dunia sebab pusat hidup orang dunia adalah diri sendiri, daging dan duniawi, apa yang kamu mau orang lain tidak lakukan padamu, jangan lakukan padanya!
Hanya anak Tuhan, yang hidupnya sudah diisi firman Tuhan bisa berinisiatif melakukan hal yang baik kepada orang lain karena dia sudah menerima kebaikan dari Tuhan, menjadi anak Tuhan bukan hal yang mudah, sikap hati dalam pengampunan dan menerima keselamatan adalah anugerah yang tidak bisa kita beli atau gapai dengan kekuatan sendiri, melalui hidup dengan komitmen, perjuangan, dan ketekunan sampai akhir mengikut Yesus dan pintu serta jalan sempit yang menuju kehidupan.
Pintu yang sempit, tidak membawa kita pada alternatif apa pun kecuali komitmen kepada Tuhan sebab di jalan yang sempit kita berjuang melawan godaan memilih jalan yang lebar yang menawarkan alternatif menggiurkan, dan perjuangan itu membutuhkan ketekunan seumur hidup, tak boleh lengah apalagi menyerah dari komitmen tunggal melakukan kehendak Tuhan.
Kenyataan dunia ini atau jalan lebar selalu mengajak kita untuk memilih jalan yang banyak dosanya dan alternatifnya, apalagi dalam era posmo seperti ini, orang dunia berpendapat bahwa ketekunan pada satu komitmen adalah kebodohan, kita diajak bersikap pragmatis, yang kelihatan enak, cocok, sekarang ini, itulah yang harus kita kejar tetapi akhirnya kebinasaan.
Tetap Setia Menyembah
Tetap Percaya dan Berdoa
Mujizat Pasti Terjadi