Matius 7:27 (TB) Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya.”
Pengikut Kristus yang palsu pun ada dan faktor yang menentukan palsu atau tidaknya pengikut Kristus adalah ketaatannya kepada kehendak Bapa di surga dan bukan hanya menginginkan mukjizat yang dilakukan sebab mukjizat juga dapat dikerjakan oleh iblis sedangkan ketaatan kepada Allah hanya Yesuslah yang dapat melakukannya, inilah yang seharusnya diteladani oleh para pengikut-Nya.
Dengan mendengarkan firman Tuhan, tetapi tidak bergerak untuk melakukan, menghidupi, menerapkan dalam diri, diumpamakan seperti seseorang yang membangun rumah diatas pasir, mudah tubuh, hancur, hilang tak berbekas, sehingga kesia-siaan saja yang kita lakukan.
Mana yang akan dipilih dalam menjalani kehidupan di dunia ini, jalan sempit atau lebar, berbuah baik atau tidak, melakukan kehendak Bapa atau tidak, namun sesungguhnya ini bukan pilihan sebab selain masing-masing mempunyai konsekuensi dalam kekekalan, melakukan apa yang Kristus ajarkan merupakan satu-satunya batu karang yang teguh dan merupakan satu-satunya cara membangun fondasi yang akan menopang dan memampukan kita untuk tetap bertahan hingga akhir zaman.
Hiduplah dan lakukan apa yang menjadi kehendak Bapa, seperti yang Yesus katakan makananku melakukan kehendak Bapa, jika suatu saat bangunan rumah rohani diterpa badai kehidupan yang dahsyat tetap kokoh, bukan hebat kerusakannya, tetapi tetap kuat diatas baru karang Kristus.
Tetap Setia Menyembah
Tetap Percaya dan Berdoa
Mujizat Pasti Terjadi