VISI

Menjadi Institusi pendidikan yang menghasilkan lulusan dengan bercirikan Teologi Pentakosta, Karakter Prajurit, Gaya Hidup Doa, Pujian dan Penyembahan untuk menuntaskan Amanat Agung Tuhan Yesus.

MISI

1. Menyelenggarakan pendidikan Sarjana Teologi dan Pascasarjana dengan bercirikan Teologi Pentakosta, Karakter Prajurit, Gaya Hidup Doa, Pujian dan Penyembahan dalam suasana spiritualitas Pentakosta untuk menuntaskan Amanat Agung Tuhan Yesus berdasarkan Kurikulum Perguruan Tinggi Mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KPT-KKNI).

2. Melaksanakan dan mengembangkan penelitian di bidang keilmuan Teologi, Musik Gereja, dan Pendidikan Agama Kristen, dan lainnya dengan bercirikan Teologi Pentakosta, Karakter Prajurit, Gaya Hidup Doa, Pujian dan Penyembahan yang terkait dengan penuntasan Amanat Agung Tuhan Yesus yang akan dipublikasikan di tingkat nasional dan internasional.

3. Melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat di bidang keilmuan Teologi, Musik Gereja, Pendidikan Agama Kristen dan lainnya dengan bercirikan Teologi Pentakosta, Karakter Prajurit, Gaya Hidup Doa, Pujian dan Penyembahan yang terkait dengan penuntasan Amanat Agung Tuhan Yesus melalui pelatihan, pengajaran, pemberdayaan, pelayanan kepada Gereja dan masyarakat dalam suasana dan Spiritualitas Pentakosta.

4. Mengembangkan kerja sama Tridharma Perguruan Tinggi dengan gereja, Institusi Pendidikan, masyarakat dan pemerintah baik di tingkat nasional maupun internasional.

TUJUAN

1. Menghasilkan Pelayan-pelayan Tuhan di bidang keilmuan Teologi, Musik Gereja, Pendidikan Agama Kristen, dan lainnya dengan bercirikan Teologi Pentakosta, karakter prajurit, gaya hidup, doa, pujian dan penyembahan untuk melaksanakan dan menuntaskan amanat agung Tuhan Yesus.

2.Menghasilkan kajian-kajian dan karya-karya di bidang keilmuan Teologi, Musik Gereja, Pendidikan Agama Kristen, dan lainnya dengan bercirikan Teologi Pentakosta, karakter prajurit, gaya hidup, doa, pujian dan penyembahan untuk menuntaskan amanat agung Tuhan Yesus yang akan dipublikasikan di tingkat nasional dan internasional.

3.Menghasilkan pengabdian kepada masyarakat di bidang keilmuan Teologi, Musik Gereja, Pendidikan Agama Kristen, dan lainnya dengan bercirikan Teologi Pentakosta, karakter prajurit, gaya hidup, doa, pujian dan penyembahan untuk menuntaskan amanat agung Tuhan Yesus melalui pelatihan, pengajaran, pemberdayaan, pelayanan kepada gereja dan masyarakat dalam suasana dan spiritualitas Pentakosta.

4.Menghasilkan kerja sama Tridharma Perguruan Tinggi dengan gereja, institusi pendidikan, masyarakat dan pemerintah baik di tingkat nasional maupun internasional.

SASARAN

1. Termanfaatkannya pelayan-pelayan Tuhan di bidang keilmuan Teologi, Musik Gereja, Pendidikan Agama Kristen, dan lainnya dengan bercirikan Teologi Pentakosta, karakter prajurit, gaya hidup, doa, pujian dan penyembahan untuk menuntaskan amanat agung Tuhan Yesus.

2.Termanfaatkannya kajian-kajian dan karya-karya di bidang keilmuan Teologi, Musik Gereja, Pendidikan Agama Kristen, dan lainnya dengan bercirikan Teologi Pentakosta, karakter prajurit, gaya hidup, doa, pujian dan penyembahan untuk menuntaskan amanat agung Tuhan Yesus yang akan dipublikasikan di tingkat nasional dan internasional.

3. Termanfaatkannya pengabdian kepada masyarakat di bidang keilmuan Teologi, Musik Gereja, Pendidikan Agama Kristen, dan lainnya dengan bercirikan Teologi Pentakosta, karakter prajurit, gaya hidup, doa, pujian dan penyembahan untuk menuntaskan amanat agung Tuhan Yesus melalui pelatihan, pengajaran, pemberdayaan, pelayanan kepada gereja, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam suasana dan spiritualitas pentakosta.

4.Termanfaatkannya kerja sama Tridharma Perguruan Tinggi dengan gereja, institusi pendidikan, masyarakat dan pemerintah baik di tingkat nasional maupun internasional.

 NILAI-NILAI STT BETHEL THE WAY

 1. Kedisiplinan (Discipline, 1 Tim. 4:7b-8)

Penerapan nilai kedisiplinan menciptakan proses dan hasil sikap disiplin yang membangun konsistensi, tercermin dalam perilaku kerja yang tepat waktu dan taat pada segala peraturan.

2. Keintiman dengan Tuhan (Intimacy with God, Maz. 119:164)

Penerapan nilai keintiman dengan Tuhan menciptakan proses dan hasil sikap hidup takut akan Tuhan dan melakukan kehendak Tuhan yang tercermin dalam kehidupan doa, pujian, dan penyembahan setiap saat.

3. Ketaatan (Obedience, Fil. 2:8)

Penerapan nilai ketaatan menciptakan proses dan hasil sikap penundukan diri yang tercermin dalam hal kepatuhan dan kesalehan dengan menghormati dan mentaati otoritas.

4. Ketekunan (Perseverance, Rm. 5:4) 

Penerapan nilai ketekunan menciptakan proses dan hasil sikap tahan uji yang tercermin dalam kesabaran, kesetiaan, keuletan, dan tidak mudah menyerah.

 5. Keunggulan (Excellence, Dan. 1:20)

Penerapan nilai keunggulan menciptakan proses dan hasil sikap profesional yang memberikan rasa puas bagi orang lain, dan tercermin dalam perilaku yang cepat dan tepat waktu dalam memberi respon, akurat, ahli dan kompeten, memberi pelayanan yang terbaik, terjamin, dapat bekerjasama, membawa terobosan-terobosan, dan membawa perbaikan yang terus menerus.

 6. Kerendahan hati (Humbleness, 1 Ptr. 5:5) 

Penerapan nilai kerendahan hati menciptakan proses dan hasil sikap melayani dengan rendah hati, tercermin dalam perilaku yang ramah, baik, murah senyum, sabar, siap menolong, komunikatif, pengertian, respek, dengan tidak menilai dan merasa diri lebih dari orang lain dalam segala aspek kehidupan.